Komunikasi itu susah-susah gampang!
Peribahasa mengatakan “Yang elok
budi, yang indah bahasa” ya, begitulah bunyinya. Arti dari peribahasa
tersebut maksudnya Budi bahasa yang baik itulah yang dapat menyelamatkan kita.
Lalu apa maksudnya budi bahasa dapat menyelamatkan kita? Sebelum kita bahas
perhatikan juga peribahasa berikut ini “Yang
elok rupa yang indah bahasa” maksudnya Budi bahasa yang tinggi dan halus
lebih utama dari rupa yang elok.
Komunikasi sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang, dalam proses
belajar mengajar, dalam proses jual beli dan lain sebagainya. Bahkan orang yang
yang tidak bisa bicara sekalipun ia tetap berkomunikasi dengan gerak-gerik
badan yang menunjukan sikap tertentu, seperti menggelengkan kepala, tersenyum,
mengangkat bahu atau dengan gerakan tangan (cara komunikaasi nonverbal).
Komunakasi atau communicaton berasal
dari bahasa latin communis yang
berarti “sama” atau communicare yang
berarti membuat sama (make to common)
komunikasi bisa diartikan sebagai suatu proses penyampaian informasi dari satu
pihak kepada pihak lain.
Melalui komunikasi sikap dan perasaan seseorang dapat dipahami oleh
pihak lain. Komunikasi yang baik yaitu apabila seorang penerima pesan (lawan
bicara) dapat menafsirkan apa apa yang disampaikan oleh orang yang menyampaikan
pesan.
Bagian ini yang dianggap sulit dalam proses komunikasi sebab lawan
bicara harus mampu menafsirkan apa yang diutarakan oleh seseorang.
Saya mempunyai sebuah benda dibawah ini.
COBA PERHATIKAN!!!!
Menurut Anda benda apa
itu?
Sekarang kita caritahu
benda apakah itu.
Saya menemukan beberapa
jawaban setelah saya coba tanyakan kepada beberapa orang.
Jawaban yang saya
dapatkan yaitu sebagian orang mengatakan bahwa benda tersebut merupakan
lingkaran, dan ada juga yang mengatakan bahwa benda tersebut adalah bola mata
seseorang yang sedang memendam amarah, ada pula yang menjawab itu adalah sebuah
wadah untuk meletakkan sarapan pagi, ada yang mengatakan itu adalah sebuah
planet, ada juga yang menjawab bulan sabit, huruf O, dan jawaban yang saya
dapatkan lagi yaitu ada yang mengataka bahwa itu adalah sebuah cermin.
Semua jawaban benar,
jawaban anda pun benar, mengapa demikian? Karena cara orang melihat dan
mengamati sesuatu itu akan berbeda-beda sesuai dengan cara pandang
masing-masing individu itu sendiri, baik itu berdasarkan pengalaman,
pengetahuan dll. Begitupun dengan proses komunikasi, apa yang disampaikan dan
diutarakan oleh seseorang, belum tentu diterima sesuai dengan apa yang
diinginkan oleh penyampai pesan. Kadangkala membuat si penyampai pesan kecewa
terhadap respone lawan bicara karena jawaban/respone kurang tepat dengan apa
yang dimaksud si penyampai pesan.
Allah menciptakan
manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar satu sama lain kenal-mengenal.
Setiap manusia sama pada sisi Allah, kelebihan hanya pada orang-orang yang
bertakwa.
Bertutur katalah yang
baik dan sopan. Seperti peribahasa yang saya sampaikan diawal bahawa intinya
tutur kata yang baik dan budi bahasa yang baik pula itulah yang paling utama
daripada rupa yang elok.


No comments:
Post a Comment